Quick Notice

Sebaris kalimat atau lagu yg kudengar dan slalu kuingat dari dalam mimpiku, "Kuyakin, dekat Allah pasti indah, pasti jernih.."
hanhanniii. Diberdayakan oleh Blogger.

My Heart is Broken

| hannii.pooh

Jumat, 8 November 2019.
Tears fall freely from my eyes, like a river, filled with grief. Mama, sometimes I wish for you to come back again, but I don't want you to suffer again.
Those special memories of you will always bring a smile. If only I could have you back for just a little while. Then we could sit and talk again just like we used to do.  You always meant so very much and always will do too. The fact that you're no longer here will always cause pain, but you're forever in my heart, until we meet again.


Dulu....
Tiap habis pulang sekolah, yang dicari pasti mama.
Dulu....
Tiap habis pulang kuliah yang dicari pasti mama.
Dulu....
Walaupun sudah menikah, tiap habis pulang kerja yang dicari pasti mama.
Ada aja yang mau diceritain ke mama. Senang, sedih, kesal, marah, semua diceritain ke mama.
Mama memang pendengar setia. Pemberi saran yang sangat baik. Walaupun tidak jarang kami berbeda pendapat, bahkan sering marah. Gak jarang juga Aku teriakin mama. Ya Allah, penyesalan selalu terlambat.

Tapi Ni seneng, mama udah gak ngerasain sakit lagi. Cape ya, Ma, berjuang melawan penyakit?

Makasih ya, Ma. Mau nunggu sampai Ni lahiran anak kedua. Sebelum masa cuti selesai sempet bilang ke mama.
'Ma, nanti siapa yang jagain anak2 klo Ni kerja lagi ya?Apa Ni resign aja?'
Kata Mama, 'Jangan resign dulu. Kan ada mama. Mama bisa ko.'
Ni gak tega karena mama lagi sakit, bahkan jalanpun harus dibantu. Tapi tekad mama sangat amat besar, membesarkan hati orang-orang disekitar mama juga.
Hari-haei terakhir mama bikin kami sekeluarga senang, karena mama makin lancar jalannya, mundar mandir seakan mau nunjukin 'Nih mama udah sehat'. Tapi Allah berkehendak lain ya, Ma.. sore nya tiba-tiba semua kekuatan mama seakan hilang. Mama gak bisa ngapa-ngapain, bahkan angkat tangan pun gak bisa.. gak lama dibawa ke ICU.

Makasih ya, Ma.. sudah bertahan sehari. Agar kami anak2mu dan bapak bisa satu per satu berbisik ditelinga mama.. menyatakan maaf, menyatakan cinta kami.

Terimakasih banyak, Ma.. untuk 28 tahun merawat dan membesarkan Aku dengan sangat sabar dan penuh kasih sayang (walaupun kadang mama galak..hehehe).

Sekarang, Ni gak tau harus cerita-cerita ke siapa lagi. Karena cuma mama yang mau denger cerita Ni.
Eh gak deh, Ni akan terus cerita ke mama. Pasti mama denger kan? Klo mau kasih saran, datang ke mimpi Ni aja ya, Ma...🤗


https://youtu.be/_e2wlJE_8CY

Tags: | 0 komentar

What is Pokeng??

| hanhanniii

Hwaahhh... beberapa hari lalu blog ini kena hack..!!
begitu dikasih tau si dia klo blog aku aneh, langsung aja aku lihat eh yg nampak cuma tulisan "POKENG WAS HERE".. apa ini????
Ternyata eh ternyata, kata si dia blog ini kena hack.. hadoohhh, aneh" ajaa.. -______-'
si dia nyoba utak-atik masih gak bisa jg.. alhasil, aku search aj di mbah google.. ikuti petunjuk and then voillaaaaaa.......... welcome back my blog.. ^,^

Jadi bagaimana cara menghilangkan si pokeng was here tersebut? Masuk ke setting / pengaturan, delete shoutcamp/shoutbox/guestbook/semua delete deh (hhohoo..), kemudian ganti password.....yes problem solved. Blog normal kembali...

Pokeng, jauh-jauh sana jangan mampir lagi ke blog saya!!! (►_◄)

Tags: | 0 komentar

Wanita

| hanhanniii



Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya, "Mengapa begitu lama, Tuhan?".
Tuhan menjawab, "Sudahkah Engkau melihat semua detail yg SAYA buat untuk menciptakan mereka? 2 tangan ini harus dapat dibersihkan, tapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yg bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan. Punya pelukan yg dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan.., dan semua dilakukannya cukup dengan 2 tangan ini."

Malaikat itu takjub.
"Hanya dengan 2 tangan? Impossible..! dan itu model standar?! Sudahlah Tuhan, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya.".

"Oh..tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adala ciptaan favorit SAYA. Oh iy, dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari."

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu.
"Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut, Tuhan?".

"Ya, SAYA membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yg SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yg luar biasa.".

"Dia bisa berpikir?", tanya Malaikat.

Tuhan menjawab, "Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi.".

Malaikat itu menyentuh dagunya...
"Tuhan, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.".

"Itu bukan lelah atau rapuh... itu air mata.", koreksi Tuhan.

"Untuk apa?", tanya Malaikat.

Tuhan melanjutkan, "Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggan.".

"Luar biasa, ENGKAU jenius, Tuhan.", kata Malaikat. "ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaan-Mu ini akan sungguh menakjubkan!".

"Ya harus..! Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Dia mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yg dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yg lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia membawa temannya yg sakit untuk berobat.

Cintanya tanpa syarat.

Dia menangis  saat melihat anaknya  adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak  saat melihat kawannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya satu hal yg kurang dari wanita :
Dia lupa betapa berharganya dia...



sumber : email seorang sahabat.

Tags: , , | 0 komentar

Cinta???

| hanhanniii

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?"
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta.”.


Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
 
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambi ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya.”.


Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”



Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan.”.

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”
Plato pun menjawab, “Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya.”.

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”



Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.

Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.

Pernikahan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kita dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan pernikahan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.

Tags: , , | 0 komentar

Berdialog Dengan Cinta

| hanhanniii

Suatu waktu, aku bertemu dengan sesuatu yang sangat indah. Takjub. Begitulah suasana untuk menggambarkan diriku disaat itu.

Akupun bertanya,

“Siapa dirimu ?”

“Aku adalah Cinta”. Jawabnya dengan lembut dan mendayu. Lebih lembut dari melodi musik ketika Kenshin (Samurai X) meninggalkan kekasihnya Kaury.

“Lalu apa yang kamu lakukan disini ?” Selidikku.

“Aku akan menjerat dirimu, dengan perangkapku. Engkau tidak akan bisa melepaskannya walaupun dengan sekuat kamampuan yang engkau punya. Bahkan Semakin engkau mencoba untuk memberontak, akan semakin erat perangkapku menjeratmu”

“Lalu setelah itu, apa yang akan kamu lakukan ?”

“Aku akan mengurungmu dalam penjara kegelisahan. Di dalamnya engkau akan merasa ketakutan. Dan engkaupun tidak akan bisa keluar darinya. Walupun engkau berteriak dengan jeritan menyayat, tidak akan ada orang yang mendengarkanmu. Kalaupun ada, mereka tidak akan peduli padamu”

“Lalu ?”

“Akan ku cambuk tubuhmu dengan cambuk Penderitaan. Sehingga engkau akan merasakan sakit yang membuat tubuhmu tidak nyaman. Pasrah. Engkau hanya akan bisa merintih memelas, memohon belas kasihan. Ketika engkau ingin mengobatinya, maka tidak ada seorang tabibpun yang mampu membuat obat untuk luka-lukamu”

“Setelah itu?”

“Akan kusirami tubuhmu dengan air Kesengsaraan. Sehingga akan membuat perih sekujur tubuhmu, membuat ngilu tulang-tulangmu. Membuat desiran darahmu terasa berhenti. Sangat pedih. Engkau hanya akan bisa pasrah menerima perlakuan semua itu”

“Apa lagi yang akan kamu perbuat setelah itu ?”

“Setelah itu, aku akan menusuk kepalamu dengan jarum Kerinduan. Kemudian, akan ku peras ia dengan kegelisahan. Sehingga membuatnya menjadi tak beraturan. Menghilangkan kesadaranmu. Berfikir tak rasioanal, menghadirkan perasaan yang mengerikan, menjadikanmu tak nyaman disetiap tidurmu.”

“Aku bisa melakukan segalanya terhadapmu. Membutakan mata, menulikan telinga, menjadikanmu lumpuh, bahkan membuatmu tidak bisa bernapas sekalipun. Tapi cukuplah itu sebagai sedikit gambaran tentang apa yang akan aku perbuat terhadapmu”

“Lalu bagaimana caraku untuk menghindar dari ancamanmu itu ? Tidak adakah jalan untuk berdamai ?”

Pembicaraan hening sejenak.

“Ada. Tapi jangan sekali-kali engkau khianati !”

“Benarkah. Apa itu?”

“Taruhlah aku di dalam wadah hatimu.
Kelola aku dengan manajemen kelembutan.
Pelihara aku dengan kesabaran.
Rawat diriku dengan keikhlasan.
Sirami aku dengan air mata ketulusan.
Jaga diriku dengan kesabaran dan ketaatan.

Sehingga Engkau akan merasakan kedamaian. Akupun akan merasa sempurna. Karena pada hakikatnya, kesempurnaanku terletak pada penghambaan diri, kepatuhan, dan ketaatan kepada yang dicintai, yaitu nilai kebenaran.”

“Akan aku lakukan. Tapi siapa sesungguhnya dirimu dan dari mana asalmu ?”

“Sesungguhnya aku ini di ciptakan oleh Sang Pencipta, Allah Ar-Rahman untuk berada dalam diri manusia. Celakalah bagi yang tidak menempatkanku pada rumahku. Dan beruntunglah bagi yang memanfaatkanku dalam jalan kebenaran”

Cinta menutup kata-katanya,

“Ingat, jangan pernah meremehkanku dan memperlakukanku dengan dengan tidak baik. Rawat aku. Dan sekali lagi, jangan mengkhianatiku!”

*smoga termasuk manusia yang menempatkan Cinta, pada tempat yang seharusnya...aamiin*



Sumber :  RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF

Tags: , , , | 0 komentar